Senin, 17 Oktober 2011

Hukum Rimba


Semakin kesini hukum di indonesia sudah semakin ruwet. Apalagi yang baru-baru ini muncul beritanya di media massa setiap hari. Namanya hukum , yang salah yang menderita malah kebalikannya dizaman sekarang yang salah yang ke enakan. Hukum sudah seperti hutan rimba yang kuat dia yang berkuasa di daerahnya. Sama seperti halnya di indonesia , hukumnya sudah menyerupai hukum rimba yang ada di hutan. Dari mulai pemerintahan yang emang udah ga benar dan di ikuti oleh kuroco bawahannya. Mengapa bisa demikian ? Lalu apa yang akan diperbuat oleh pemerintah ? Apakah diam saja atau mengikuti alur seperti aliran sungai. Dari beberapa fakta yang beredar di media massa , tersangka kasus KORUPSI , SUAP , dan NARKOBA malah mendapat hukuman yang tidak sesuai dengan tindakannya. Hukuman yang ringan dan diberikan fasilitas seperti hotel bintang lima didalam penjara. Apakah ini yang dinamai hukuman pidana ? Emang zaman sudah terbalik , apapun bisa dibeli sama uang , uang dan uang. Negara yang ruwet , aparatur yang tidak bener dan semuanya serba tidak bener. Apalagi cari lapangan pekerjaan yang sulit , membuat faktor kriminalitas semakin tinggi. Mencari duit yang haram aja susah apalagi yang halal"obrolan dimasyarakat kota besar". Sudahlah kita sebagai generasi muda harus berbenah diri dan intropeksi diri agar di masa yang akan datang tidak mengikuti jejak para pendahulunya.

Rabu, 12 Oktober 2011

Kelangkaan Barang Elektronik

KELANGKAAN BARANG ELEKTONIK


Di zaman yang modern dan globalisasi ini , banyak barang-barang elektronik bertambah canggih dan elit. Disamping bertambah pesatnya barang-barang elektronik , timbul suatu masalah di masyarakat umum yakni Kelangkaan Barang Elektronik.

Kelangkaan barang elektronik disebabkan oleh permintaan konsumen yang lebih tinggi dibandingkan dengan persediaan barangnya. Apalagi di zaman globalisai seperti ini , barang-barang elektronik seperti : komputer , laptop , hp dan barang-barang lainnya semakin berkembang pesat. Dipasar penjualan , harga barang elektronik semakin tinggi di sebabkan oleh kelangkaan barang elektronik.

Sumber daya manusia yang memproduksi barang-barang elektronik lebih kecil dibanding permintaan. Di indonesia , kebutuhan barang elektronik sangat berharap kepada negara produsen elektronik seperti : japan , china dan negara-negara di eropa.

Minimnya sumber daya manusia yang berkualitas dan bermutu menyebabkan berkurangnya produksi barang elektronik. Kelangkaan barang elektronik disebabkan oleh beberapa faktor yaitu ;

· Kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas
· Terbatasnya bahan-bahan materialnya
· Harga produksi yang sangat tinggi

· Pajak yang besar

Adanya transaksi ilegal yang merugikan berbagai pihak terkait perdagangan tersebut. Fakta membuktikan bahwa kelangkaan barang elektronik dikarenakan oleh pasokan barang yang ditahan oleh tengkulak atau penimbun. Terjadinya penimbunan karena menahannya barang dari produsen selama kurun waktu tertentu untuk menaikan harga suatu barang.

Pihak tersebut dapat merugikan pemerintah dan pihak-pihak lain. Kelangkaan barang elektronik sudah semakin tinggi , pasar penjualan pun tidak dapat memasok barang elektronik ke setiap penjual. Dengan demikian, pemerintah dan pihak-pihak terkait harus segera mengambil keputusan untuk memecahkan masalah kelangkaan barang elektronik.